Puncak Dies Natalis Uniku Ke-15 dan Lustrum Ke-3 Gelar “Kampung Uniku”


Puncak Dies Natalis Uniku Ke-15 dan Lustrum Ke-3 Gelar “Kampung Uniku”

UNIKU JAYA – Setelah sebelumnya menggelar kegiatan “Uniku Berbagi” yang digelar bertepatan dengan hari lahirnya Universitas Kuningan (Uniku) tanggal 06 Juni 2018 di Pondok Pesantren Nurul Huda Desa Timbang Kecamatan Cigandamekar Kabupaten Kuningan, kini Uniku menggelar kegiatan yang diberi nama “Kampung Uniku” di puncak acara rangkaian Dies Natalis ke-15 dan Lustrum Ke-3.

Kegiatan “Kampung Uniku” tersebut diikuti oleh seluruh sivitas akademika, baik itu mahasiswa dan mahasiswi Uniku, staf tenaga kependidikan, dosen dan pimpinan Fakultas dan Rektorat serta Yayasan Pendidikan Sang Adipati Kuningan (YPSAK) berbaur ikut serta memeriahkan acara tersebut. Seluruh rangkaian kegiatan “Kampung Uniku” itu dipusatkan di Lapangan Rektorat Kampus I Uniku, Sabtu (07/07/2018).

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Kuningan (Uniku) Dr. Dikdik Harjadi, SE., M.Si., mengatakan, atas nama pimpinan dan keluarga besar Universitas Kuningan (Uniku), saya sampaikan selamat atas Dies Natalis Uniku ke-15 dan lustrum ke-3.

“Semoga, Uniku yang baru saja mendapatkan Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) “B” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) tahun 2018 dengan nilai 321 itu, semakin maju dan berkembang lagi kedepannya serta lulusannya semakin dapat berperan di masyarakat,” tuturnya.

Di momentum Dies Natalis ke-15 dan Lustrum ke-3 Uniku, mari kita bersama-sama sujud syukur kehadirat Allah SWT atas nikmat dan karuniaNya, agar perjalanan demi perjalanan kita kedepannya selalu dalam lindunganNya, diberikan kemudahan dan mendapatkan kebarokahan.

“Dirinya mengingatkan, kalau Uniku itu adalah Rumah Kita Bersama. Untuk itu, mari kita jaga silih asah, silih asih dan silih asuh diantara keluarga besar kita. Kebersamaan dan kekeluargaan yang lebih diutamakan. Tetap kompak dan tetap solid,” ujarnya.

Lebih jauh, dirinya menjelaskan, bahwa kegiatan “Kampung Uniku” yang digelar pada hari ini itu, diisi dengan berbagai kegiatan seperti lomba permainan tradisional, pagelaran seni tradisional, dongeng enteng “Mang Jaya”, bazar makanan tradisional dan panjat pinang.

“Penampilan Seni Tari dari Dapur Sastra, Dongeng enteng Mang Jaya, penampilan pencak silat, sendratari Smanda Wiraga, Kabaret Teater Siliwangi, lomba tradisional seperti dagongan, tarompah, lari balok, egrang, makan bersama, balap kelereng dan krupuk, panjat pinang, lomba stand terbaik dan pembagian doorprize. Ini semua kegiatan yang ada di Kampung Uniku itu serba tradisional sesuai dengan temanya yaitu “Ngamumule Budaya Sunda”. Insya Allah dalam waktu dekat, kalau tida ada halangan, Uniku bakal menggelar kesenian wayang golek sebagai penutup dari kegiatan Dies Natalis ke-15 dan Lustrum ke-3 Uniku,” jelasnya.

Sedangkan, Ketua Yayasan Pendidikan Sang Adipati Kuningan (YPSAK) Drs. Uri Syam, SH., MH., dalam sambutannya, mengatakan, proses sejarahnya sangat panjang sekali Uniku itu bisa terbentuk. Awal mulanya dari beberapa Sekolah Tinggi yang berhimpun untuk menjadi satu kesatuan menjadi perguruan tinggi atau Universitas, maka pada tanggal 06 Juni 2003 Kabupaten Kuningan akhirnya memiliki perguruan tinggi yang bernama Universitas Kuningan atau yang dikenal di masyarakat dengan nama “Uniku”.

“Alhamdulillah, Uniku kini sudah menginjak usia 15 tahun. Di usia yang relative masih muda belia ini, Uniku Alhamdulillah sudah terakreditasi “B” dari BAN-PT. Dirinya berharap, kedepannya Uniku bisa lebih baik, lebih maju dan lebih berkembang lagi,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Kuningan yang diwakil oleh Asisten Daerah (Asda) I Maman Suherman, M.Si., dalam sambutannya, mengatakan, dirinya atas nama Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kuningan dan pribadi, mengucapkan selamat ulang tahun atau dies natalis ke-15 dan lustrum ke-3 bagi Universitas Kuningan (Uniku).

“Usia 15 tahun adalah usia yang relative masih belia. Untuk itu, dirinya mendoakan agar Uniku kedepannya bisa lebih baik, lebih maju dan lebih berkembang lagi serta selalu bersinergi dengan Pemda Kabupaten Kuningan. Saya yakin dan percaya, Uniku bisa lebih baik, lebih maju dan lebih berkembang lagi kedepannya,” tuturnya.